Pizza al Taglio, Pizza Potongan Khas Roma yang Renyah dan Praktis

flavaboom.com – Pizza al Taglio adalah salah satu gaya pizza paling populer di Italia, khususnya di Roma. Nama “al taglio” secara harfiah berarti “berdasarkan potongan” atau “dijual per iris”. Berbeda dengan pizza bundar yang biasa disajikan utuh di restoran, pizza ini dibuat dalam loyang persegi panjang besar, lalu dipotong sesuai permintaan pembeli.

Asal-Usul Pizza al Taglio

Pizza al Taglio berkembang di Roma sebagai makanan jalanan yang praktis. Setelah Perang Dunia II, masyarakat membutuhkan makanan yang cepat, mengenyangkan, dan terjangkau. Para pembuat roti dan penjual makanan mulai bereksperimen dengan adonan yang dipanggang dalam loyang besar, kemudian dijual per potong.

Seiring waktu, gaya ini semakin berkembang. Salah satu tokoh penting yang mempopulerkan versi modern Pizza al Taglio adalah Gabriele Bonci melalui Pizzarium di Roma. Ia dikenal karena menggunakan bahan berkualitas tinggi dan topping yang lebih kreatif.

Ciri Khas Pizza al Taglio

Beberapa karakteristik yang membedakan Pizza al Taglio dari jenis pizza lain:

  • Bentuk persegi panjang
    Dipanggang dalam loyang (teglia), bukan langsung di lantai oven seperti pizza Napoli.
  • Adonan hidrasi tinggi
    Kandungan air dalam adonan cukup tinggi sehingga menghasilkan tekstur bagian dalam yang ringan, berongga, dan empuk, sementara bagian bawahnya renyah.
  • Ketebalan sedang hingga tebal
    Lebih mirip focaccia daripada pizza tipis.
  • Cara penjualan unik
    Biasanya dipajang di etalase, lalu dipotong sesuai ukuran yang diinginkan pembeli dan dijual berdasarkan berat atau potongan.
  • Topping beragam
    Tidak terbatas pada topping klasik. Bisa menggunakan keju, daging olahan, sayuran, hingga kombinasi modern seperti kentang, zucchine, atau bahkan bahan yang lebih inovatif.

Perbedaan dengan Pizza Napoli

Pizza Napoli biasanya bundar, tipis di bagian tengah, dengan tepi yang menggembung (cornicione), dan dipanggang cepat di oven kayu bersuhu sangat tinggi. Sementara itu, Pizza al Taglio lebih tebal, bertekstur airy, dipanggang lebih lama di oven listrik, dan dirancang untuk dinikmati sebagai makanan cepat saji.

Cara Menikmati Pizza al Taglio

Di Italia, Pizza al Taglio sering dimakan sambil berjalan atau sebagai camilan siang hari. Potongannya biasanya dilipat atau digulung agar mudah digenggam. Karena dijual per potong, pembeli bisa mencoba beberapa rasa sekaligus tanpa harus memesan pizza utuh.

Pizza al Taglio menawarkan pengalaman pizza yang berbeda: praktis, fleksibel, dan kaya tekstur. Bagian bawah yang renyah berpadu dengan adonan empuk di dalam, ditambah kebebasan dalam memilih topping, menjadikannya favorit banyak orang di Roma dan kota-kota lain di Italia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *